PERGILAH IMANMU TELAH MENYELAMATKAN ENGKAU By Ps. Nehemia L.

Home / Monthly Theme / PERGILAH IMANMU TELAH MENYELAMATKAN ENGKAU By Ps. Nehemia L.
PERGILAH IMANMU TELAH  MENYELAMATKAN ENGKAU By Ps. Nehemia L.

“Lalu kata Yesus kepadanya: “Pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau!” Pada saat itu juga melihatlah ia, lalu ia mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya.”

Markus 10:52, Tanpa doa puasa, kita tidak bisa mendapatkan hadirat Tuhan, karena untuk menarik hadirat Tuhan harus datang dari iman, hati yang unity, dan hidup yang kudus.

Markus 10:17-27, Orang kaya sukar masuk Kerajaan Allah.
Pada waktu Yesus berangkat untuk meneruskan perjalanan-Nya, datanglah seorang berlari-lari mendapatkan Dia dan sambil bertelut di hadapan-Nya ia bertanya: “Guru yang baik, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?”  Jawab Yesus:”Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain dari pada Allah saja.  Engkau tentu mengetahui segala perintah Allah: Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, jangan mengurangi hak orang, hormatilah ayahmu dan ibumu!”  Lalu kata orang itu kepada-Nya:”Guru, semuanya itu telah kuturuti sejak masa mudaku.”  Tetapi Yesus memandang dia dan menaruh kasih kepadanya, lalu berkata kepadanya: “Hanya satu lagi kekuranganmu: pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah kemari dan ikutlah Aku.”  Mendengar perkataan itu ia menjadi kecewa, lalu pergi dengan sedih, sebab banyak hartanyaLalu Yesus memandang murid-murid-Nya di sekeliling-Nya dan berkata kepada mereka: “Alangkah sukarnya orang yang beruang masuk ke dalam Kerajaan Allah.”  Murid-murid-Nya tercengang mendengar perkataan-Nya itu.  Tetapi Yesus menyambung lagi: “Anakanak-Ku, alangkah sukarnya masuk ke dalam Kerajaan Allah.  Lebih mudah seekor unta melewati lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.”  Mereka makin gempar dan berkata seorang kepada yang lain: “Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?”  Yesus memandang mereka dan berkata: “Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi bukan demikian bagi Allah.  Sebab segala sesuatu adalah mungkin bagi Allah.”

Mark 10:46-52, Yesus menyembuhkan Bartimeus.
Lalu tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Yerikho.  Dan ketika Yesus keluar dari Yerikho, bersama-sama dengan murid-murid-Nya dan orang banyak yang berbondong-bondong, ada seorang pengemis yang buta, bernama Bartimeus, anak Timeus, duduk di pinggir jalan.  Ketika didengarnya, bahwa itu adalah Yesus orang Nazaret, mulailah ia berseru: “Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!”  Banyak orang menegornya supaya ia diam.  Namun semakin keras ia berseru: “Anak Daud, kasihanilah aku!”  Lalu Yesus berhenti dan berkata: “Panggillah dia!”  Mereka memanggil orang buta itu dan berkata kepadanya: “Kuatkanlah hatimu, berdirilah, Ia memanggil engkau.”  Lalu ia menanggalkan jubahnya, ia segera berdiri dan pergi mendapatkan Yesus.  Tanya Yesus kepadanya: “Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?” Jawab orang buta itu:”Rabuni, supaya aku dapat melihat!”  Lalu kata Yesus kepadanya:”Pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau!” Pada saat itu juga melihatlah ia, lalu ia mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya.

Dari ayat ini kita melihat ada banyak orang yang mengikut Yesus, dan ada seorang pengemis yang mendengar Yesus datang dan berteriak memanggil Yesus, dan Yesus berkata kepadanya: pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau, saat itu melihatlah orang buta itu.

Bagaimana caranya agar Yesus yang sama berkata kepada kita: pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau, Aku menyertai engkau.

Yang Harus Kita Lakukan:

  1. Terus berseru walaupun ada tantangan/rintangan.
  2. Tanggalkan “jubah” yang menjadi andalan kita.
  3. Apa yang menjadi kebutuhan kita (yang terpenting) itu yang kita minta.
  4. Jangan lupa diri, harus ikut Yesus sampai mati.

Di Israel, orang buta itu memakai tongkat yang ada bell dan ada jubah tersendiri untuk orang buta, dan orang yang lewat memberikan uang kepada orang buta itu.

Selama kita mengikut Tuhan, mungkin kita ada ‘jubah’ yang kita andalkan, yang mengira kita hebat dalam suatu hal, jubah kesombongan kita, itu harus kita tanggalkan untuk kita dapat melihat mujizat Tuhan.

Dalam mengikut Tuhan, jangan sampai putus di tengah jalan, tetapi ikut Yesus sampai mati.

Upah Mengikut Yesus (Mat 19:27-30):

  1. Apa yang pernah hilang, pada masa ini juga engkau akan menerima kembali 100x lipat, dan akan menerima hidup yang kekal (Mark 10:28-31).
  2. Sekalipun disertai berbagai penganiayaan.
  3. Ia akan dihormati Bapa di sorga (Yoh 12:26).
  4. Kamu tau dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia (1 Kor 15:58).
  5. Terkutuklah orang yang melakukan pekerjaan Tuhan dengan lalai (Yer 48:10).
  6. Anak manusia datang bukan untuk dilayani melainkan untuk melayani.

Mark 10:28-31, Berkatalah Petrus kepada Yesus: “Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau!”  Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang karena Aku dan karena Injil meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, ibunya atau bapanya, anak-anaknya atau ladangnya, orang itu sekarang pada masa ini juga akan menerima kembali seratus kali lipat: rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak dan ladang, sekalipun disertai berbagai penganiayaan, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekalTetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu.”

Jangan sampai kita menjadi yang terbelakang, jangan sampai kita ketinggalan karena pelayanan kita.

Yoh 12:26, Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situpun pelayan-Ku akan beradaBarangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa.”

Cara hidup kita harus berhati-hati, karena ke manapun kita pergi Tuhan menyertai kita.

Mengapa Tuhan berhenti karena panggilan dari Bartimeus, orang buta tersebut:

  1. Aku datang bukan untuk memanggil orang yang benar tetapi untuk orang berdosa supaya mereka bertobat (Luk 5:31-32).
  2. Yang Kukehendaki adalah belas kasihan (Mat 9:13).
  3. Orang banyak yang mengikuti Yesus (Mark 8:1-3).
  4. Orang yang sakit kusta (Mark 1:41).
  5. Orang yang sedih hati yang dalam/menangis (Luk 7:13).
  6. Benar, Yesus keturunan Daud yang sanggup menolong kita (Mark 10:47-48).

Dalam kitab Injil, setiap kali ada mujizat terjadi karena ada dua hal yaitu karena belas kasihan dan iman.  Tuhan Yesus tergerak karena belas kasihan.

Saya berdoa supaya kita sebagai pelayan Tuhan mengerti siapa Tuhan yang kita sembah, agungkan dan kita muliakan setiap hari, Dia tidak hanya ada di sorga tetapi Ia ada di dalam hati kita, dalam hidup kita.  Biar imanmu dikuatkan senantiasa di dalam Tuhan, berharap dan mengandalkan Tuhan dalam hidupmu, karena Ia satu satunya yang dapat kita andalkan.  Amin.

Other posts: